
SURABAYA — Majlis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan kembali menggelar agenda rutin Kajian Khoiru Ummah yang bertempat di Masjid Al Munawwaroh, Surabaya, pada Ahad (13/9/2026). Dalam agenda yang diikuti oleh ratusan jamaah tersebut, Ustadz Ferry Yudi Antonis, M.Pd.I. hadir sebagai pemateri utama dengan menyampaikan pembahasan bertajuk 4 Pondasi Kehidupan Penuh Kebahagiaan.
Dalam pemaparannya, Ustadz Ferry menyoroti fenomena kehidupan masyarakat perkotaan yang rentan mengalami stres akibat ketidakmampuan mengelola prioritas dan gaya hidup. Beliau mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjaga keseimbangan pola makan serta pola pikir, sekaligus menghindari sikap berlebihan atau yang biasa dikenal dengan istilah kakean pola . Menurutnya, menjaga pola pikir positif dan berprasangka baik (husnuzhan) kepada Allah Swt. menjadi kunci utama kedamaian jiwa, sebab Allah bertindak sesuai dengan prasangka hamba-Nya.
Lebih lanjut, beliau mengibaratkan kehidupan di dunia seperti panggung peran tempat setiap manusia menjalankan tugasnya masing-masing. Seluruh porsi peran dan amanah yang diterima tersebut nantinya akan dimintai pertanggungjawaban secara mutlak di akhirat. Oleh karena itu, Ustadz Ferry menekankan pentingnya mempraktikkan ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh) agar nilai-nilai agama tidak sekadar menjadi wacana, melainkan memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Guna merengkuh kebahagiaan sejati, Ustadz Ferry merumuskan empat pilar utama yang wajib dipegang teguh. Pilar pertama adalah agama, di mana ibadah shalat yang didirikan dengan benar akan berfungsi sebagai benteng penahan dari perbuatan keji dan munkar. Pilar kedua adalah rasa malu sebagai penjaga moral dan martabat diri, yang saat ini dinilai kian tergerus akibat maraknya tontonan media yang tidak lagi menjadi tuntunan.
Adapun pilar ketiga dan keempat adalah penguatan akal serta amal sholeh. Akal pikiran harus terus diasah melalui majelis ilmu agar mampu membedakan antara hal yang haq (benar) dan bathil (salah), sedangkan amal sholeh menjadi muara dari ilmu yang dipelajari. Mengakhiri kajiannya, Ustadz Ferry berpesan agar setiap muslim mempersiapkan tiga bekal abadi sebelum berpulang, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta anak sholeh yang mendoakan orang tuanya. Dalam kegiatan ini, Majlis Tabligh PCM Bubutan berharap masjid dapat terus konsisten menjadi pusat pencerahan dan pembinaan karakter umat.


